en id

Panduan Wisata

Air Terjun Aling-Aling

02 May 2017

kembali ke list


Berwisata di Pulau Dewata tak hanya sekedar keindahan Pantai dan luasnya Sawah yang berundak-undak, namun keindahan wisata Air Terjun tidak kalah menarik. Terdapat lebih dari 20 tempat wisata Air Terjun di seluruh Pulau Bali. Salah satunya yang akan kita bahas adalah Air Terjun Aling Aling.

Air Terjun Aling-Aling berada di Jl. Raya Desa Sambangan, Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Waktu tempuh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar 3-4 jam perjalanan. Lokasinya cukup dekat dengan pusat kota Singaraja. Menjelang masuk kota Singaraja, wisatawan akan menjumpai sebuah pertigaan dengan rambu-rambu ke kiri menunjukkan arah ke terminal Sukasada. Beloklah ke kiri lalu ikuti jalan tersebut hingga pertigaan depan balai desa Sambangan. Disana wisatawan akan menemukan sign board “Aling-Aling Waterfall” ikuti petunjuk arah tersebut dalam jarak sekitar 2 km sampai ke tempat parkir Objek Wisata Air Terjun Aling-Aling. Dari sinilah perjalanan dengan berjalan kaki, menikmati wisata trekking menuju ke lokasi air terjun Aling-aling.

Air Terjun Aling-Aling menjadi salah satu destinasi wisata setelah Air Terjun Sekumpul. Dengan merogoh kocek sebesar Rp 10.000 (USD 1) tanpa pemandu atau Rp 100.000 (USD 10) dengan pemandu, kita akan disuguhi pemandangan yang menyejukkan mata. Bagaimana tidak, dengan banyaknya pepohonan hijau diantara tebing-tebing tinggi dan suara-suara serangga yang saling bersahut-sahutan serta suara air yang begitu deras membuat suasana menjadi syahdu.

Pemandu mengajak kita berkeliling wilayah sekitar Air Terjun Aling-Aling karena dalam satu area terdapat 4 Air Terjun, yaitu Air Terjun Aling-Aling, Air Terjun Kroya, Air Terjun Kembar, dan Air Terjun Pucuk. Tempat pertama kita akan melihat Air Terjun Kroya, Air Terjun ini diperbolehkan untuk melompat dan berenang. Ketika memandangi Air Terjun Kroya, kita akan melihat tulisan yang dipasang di pohon yang isinya “Never Try, Never Know.” “Tunjukkan nyali anda.” “Test your adrenalin.” “Light on your spirit.” Tulisan ini mengajak para pengunjung untuk mencoba merasakan sensasi melompat di Air Terjun tersebut. Tempat kedua kita akan melihat Air Terjun Kembar dan Air Terjun Pucuk. Kedua air terjun tersebut sama seperti Air Terjun  Kroya, diperbolehkan untuk melompat dan berenang. Perbedaannya hanya pada ketinggiannya, Air Terjun Kembar dan Air Terjun Pucuk lebih tinggi dibandingkan Air Terjun Kroya.

Setelah menikmati pemandangan dan melihat aksi melompat para wisatawan, pemandu mengajak kita menuju Air Terjun Aling-Aling. Kita membutuhkan waktu 15 menit berjalan dari ketiga Air Terjun tersebut. Ketika menaiki tangga terakhir dan menapaki jalan yang disediakan, suara gemuruh air dan pemandangan tebing tinggi yang menjulang membuat kita lebih semangat berjalan untuk mencari asal suara. Kita akan melihat pemandangan Air Terjun setinggi 35 meter dengan debit air yang tinggi dan cekungan kolam sedalam 4 meter. Pemandu tidak memperbolehkan wisatawan untuk melompat di Air Terjun Aling-Aling, hanya diperbolehkan berendam dan berenang.

Pemandangan yang disuguhkan Air Terjun Aling-Aling, Air Terjun Kroya, Air Terjun Kembar, dan Air Terjun Pucuk, membuat kita menjadi lebih segar dan bisa kembali beraktivitas dengan lebih semangat.

 

 

[sumber : Chandra A.S]